Madrasah Aliyah Negeri 4 Jakarta

Home » Ekskul » Seminar “BANGKITLAH INDONESIAKU”

Seminar “BANGKITLAH INDONESIAKU”

November 2010
M T W T F S S
« Oct   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Dude Herlino, pembicara seminar Bangkitlah Indonesiaku

Tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan. Hari di mana para pejuang Indonesia mempertahankan kedaulatan negara yang coba dirampas kembali kemerdekaannya oleh Belanda yang membonceng sekutu di kota Surabaya. Dalam pertempuran yang menewaskan banyak pejuang itu, Bung Karno pernah menyebutnya sebagai sebuah peristiwa heroik dengan semangat macan.

Memang mempertahankan kemerdekaan amat berat. Kita tahu bahwa hal itu sebuah perjuangan yang dihiasi oleh darah dan air mata. Amat terasalah perjuangan itu ketika pertama-tama berada dalam situasi kemerdekaan. Kini situasi sudah jauh berubah. Tak ada lagi penjajahan, sebab seluruh bangsa-bangsa di dunia ini sudah menjadi negara berdaulat dan kemerdekaaan sudah menjadi sebuah hal universal bagi seluruh negara di manapun itu.

Masalah yang kita hadapi sekarang, bagaimana mengisi dan mempertahankan kemerdekaaan ? Semangat 10 November adalah kekuatan untuk hal itu. Kita tahu bahwa persoalan yang kita hadapi sekarang ini persoalan yang berat. Penjajah memang tak lagi datang, tetapi penjajahan model lain kita rasakan, persoalan besar yang kita hadapi yaitu kemiskinan, kebodohan dan kemelaratan.

Ekskul ROHIS MAN 4 Jakarta

 

Dalam rangka menyambut Hari Pahlawan tersebut Ekskul ROHIS MAN 4 Jakarta mengadakan kegiatan seminar yang bertemakan “BANGKITLAH INDONESIAKU”. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengingatkan kembali perjuangan yang pernah dilakukan bangsa ini dalam meraih kemerdekaan. Dude Herlino, aktor dan juga ketua remaja masjid At-Tiin hadir sebagai pembicara dalam seminar ini. Beliau memberikan motivasi kepada para peserta seminar untuk tetap terus bersemangat menjalani kehidupan sebagai seorang pelajar agar dapat memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara ini. Memang amat sulit memperoleh nafas baru bernama semangat. Bangsa ini harus dibangkitkan kembali semangatnya terutama para pelajar sebagai tunas harapan bangsa.

Untuk merealisasikan segalanya bukanlah hal yang mudah karena diperlukan usaha, doa, dan ikhtiar yang semuanya hanya mempunyai satu tujuan, yaitu Allah.

 

 

 

 

 

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s